Rabu, 19 November 2014

Proposal Kewirausahaan


USULAN RENCANA BISNIS PEMPEK
UDANG REBON VARIASI ISI

 
Mata Kuliah : Kewirausahaan
Dosen Pengampu : Febrianto, SE.,MM.
STAID LAMPUNG




     Disusun Sebagai Tugas Mandiri
      Mata Kuliah : Kewirausahaan
      Pada STAI DARUSSALAM LAMPUNG

        Oleh:             
         Vivi Rahmawati
           NPM : 011 93 715 1073
Semester : VII (Tujuh) Pagi
Jurusan : S1 Tarbiyah
Prodi : Pendidikan Agama Islam


SEKOLAH TINGGI AGAM ISLAM (STAI)
DARUSSALAM LAMPUNG T.A 2014


USULAN RENCANA BISNIS

A.    Latar Belakang lahirnya Bisnis

Bisnis pempek ini dimulai karena masih jarang yang jualan pempek di desa Braja Harjosari, meski banyak warung-warung yang jualan makanan tapi mereka tidak jualan pempek. Kebanyakan warung-warung disini jualan makanan seperti gorengan, martabak, pecel lele, rujak, dll. Dan untuk makanan pempek itu cuma satu dua orang saja, itupun terkadang mereka tidak pasti bikin pempek untuk dijual.

Maka dari itu kami ingin membuka usaha kecil-kecilan ini, supaya orang-orang bisa menikmati pempek yang harganya murah meriah dan tidak perlu pergi jauh-jauh untuk mendapatkannya. Karena pempek ini beda dengan pempek yang lainnya, bedanya itu dikuahnya/cukanya yang dicampur dengan udang rebon dan rasanya itu sangat gurih, pedas dan manis, selain itu pempek kami dibuat bervariasi isinya, antara lain berisikan telur, sosis, mie dan sayuran. Dan untuk penjualan pempek ini kami titipkan diwarung-warung terdekat, atau kantin-kantin sekolah serta di rumah kami menyediakan untuk pelanggan yang mau dijual lagi.
  
B.     Pembelian Bahan Baku dan fasilitas Operasional

Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan pempek dan kuahnya yaitu:

NO
Bahan Baku untuk Pempek dan Cuka
Bahan
Berat
Jumlah
1.
Tepung Aci
5 Kg
Rp. 40.000
2.
Tepung Terigu
1 Kg
Rp. 8.000
3.
Bawang Putih
½ Kg
Rp. 7.000
4.
Cabe
¼ Kg
Rp. 7.500
5.
Minyak Goreng
2 Kg
Rp. 24.000
6.
Penyedap rasa

Rp. 2.000
7.
Garam
1 bungkus
Rp. 1.000
8.
Rebon
¼ Kg
Rp. 5.000
9.
Asam jawa
4 bungkus
Rp. 2.000
10.
Kecap bango

Rp. 8.000
11.
Gula putih
1 Kg
Rp. 12.000
12.
Sosis
1 pak
Rp. 16.500
13.
Telor
1 Kg
Rp. 17.000
14.
Sayuran
½ Kg
Rp. 5.000
15.
Mie Putih
1 pak
Rp. 5.000
Jumlah
Rp. 160.000

Fasilitas Operasional
NO
Nama Benda
Banyak
Harga
1.
Tungku
1 buah
Rp. 25.000
2.
Kayu bakar
1 ikat
Rp. 5.000
3.
Sutil
1 buah
Rp. 5.000
4.
Serok
1 buah
Rp. 10.000
5.
Wajan / penggorengan
1 buah
Rp. 35.000
6.
Panci
1 buah
Rp. 30.000
7.
Baskom/ Ember
3 buah
Rp. 15.000
8.
Mika kecil
100 buah
Rp. 10.000
9.
Mika sedang
100 buah
Rp. 15.000
10.
Plastik ¼
1 pak
Rp. 6000
11.
Kantong plastik
2 pak
Rp. 15000
Jumlah
Rp. 171.000



C.    Rencana Pemasaran

Untuk pemasaran pempek udang rebon variasi isi ini kami titipkan kewarung-warung terdekat, dikantin-kantin sekolah dan dirumah sebagai stok pempek yang siap saji untuk dijual.

D.    Tujuan

1.      Memperoleh keuntungan.
2.      Memberikan kemudahan pada warga setempat khususnya anak-anak yang ada disekolahan untuk mecari makanan yang murah tetapi enak.
3.      Mencari pengalaman untuk berbisnis.

E.     Analisis Pendapatan

Untuk pendapatan kami menghitung dari hasil perbutir pempek yang sudah dibuat, misal bikin 1 kg jadi 90 butir dari kami di jual Rp. 400/ butirnya di tempat yang kami titipin pempek  mereka jual Rp. 500 / butirnya dan mengambil keuntungan Rp. 100/ butir. Kalau untuk pempek yang isi misal 1 kg jadi 70 butir dari kami Rp. 850/ butir untuk pedagang mereka bisa jual Rp.1.000/ butir dan mengambil keuntungan Rp.150/ butir. Untuk lebih jelas rincian pendapatannya yaitu:

Penghitungan ini jika di titipin/ pelaggan yang membeli:
·      1 Kg Pempek biasa 90 butir x Rp. 400 = Rp. 36.000
·      4 Kg Pempek isi 70 butir/ kg x 4 = 280 butir x Rp. 850 = Rp. 238.000
·      Total pendapatan seluruhnya Rp. 36.000 + Rp. 238.000 = Rp. 274.000
Jika dijual sendiri rinciannya yaitu:
·      1 Kg Pempek biasa 90 butir x Rp. 500 = Rp. 45.000
·      4 Kg Pempek isi 70 butir/ kg x 4 = 280 butir x Rp. 1.000 = Rp. 280.000
·      Total pendapatan seluruhnya Rp. 45.000 + Rp. 280.000 = Rp. 325.000

Untuk mengetahui apakah bisa balik modal atau belum maka jumlah seluruhnya dari Modal usaha – Pendapatan.
      Modal Awal – Pendapatan 
1.      Rp. 331.000 –  Rp. 274.000 = Rp. 57.000
2.      Rp. 331.000 –  Rp. 325.000 = Rp. 6.000

Jadi dari jualan dihari pertama masih belum bisa balik modal butuh 2 kali penjualan untuk bisa balik modal. Jika di titipin/ pelanggan yang membeli pedapatannya sedikit sisa untuk pengembalian modal besar, jika dijual sendiri sisa untuk pengembalian modal sedikit jadi lebih banyak untungnya jika dijual sendiri. Kalau modal sudah kembali tinggal menghitung hasil pendapatan perhari.
Hasil Pendapatan – Modal bahan baku Rp. 160.000 + Rp. 5.000 kayu bakar jadi
Rp. 165.000 untuk jumlah bahan baku selurunya : 2 orang pekerja.
1.      Rp. 274.000 – Rp. 165.000 = Rp. 109.000 : 2 = Rp. 54.500/ orang
2.      Rp. 325.000 – Rp. 165.000 = Rp. 160.000 : 2 = Rp. 80.000/ orang
Pendapatan ini perharinya mencapai Rp. 54.500/ orang sampai dengan Rp. 80.000/ orang. Dan kalau dihitung perbulanya hasil pendapatan perhari dikali 30 hari.
1.      Rp. 109.000 x 30 = Rp. 3.270.000 : 2 = Rp. 1.635.000
2.      Rp. 160.000 x 30 = Rp. 4.800.000 : 2 = Rp. 2.400.000 

F.     Kesimpulan

Usulan rencana bisnis pempek udang rebon variasi isi ini dibuat untuk meningkatkan ekonomi, dan bisa meningkatkan kinerja orang-orang yang ingin maju dan menjadi sukses, dengan adanya kemauan dan usaha yang berani mengambil tindakan untuk berwirausaha yang bisa menghasilkan uang dan terbukti menjanjikan untuk kelangsungan hidup.
Jadi dengan modal sedikit kita bisa buat bisnis untuk buka usaha baru asal ada kemauan dan tindakan untuk segera mengerjakannya supaya cepat terwujud dan menjadi sukses. Tidak perlu berfikir panjang dan harus nunggu ada duit dengan modal seadanya kita bisa mengembangakan usaha kita untuk berkembang lebih maju. Dengan adanya keberanian berwirausaha dan tekad yang kuat untuk berbisnis. Modal sedikit untungnya selangit.